Probolinggo, 25 Mei 2026 – Sebuah langkah baru dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dimulai dari Kabupaten Probolinggo. Bertempat di Ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan Pembukaan Relaksasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 melalui metode blended learning, sebuah kebijakan baru dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang untuk pertama kalinya diimplementasikan bagi pejabat pimpinan tinggi di daerah.
Momentum ini bukan sekadar pembukaan program pengembangan kompetensi. Lebih dari itu, kegiatan ini menandai perubahan paradigma pembelajaran ASN, dari yang sebelumnya berfokus pada proses pelatihan menuju pengakuan atas pengalaman nyata dalam memimpin perubahan.
Dalam sambutannya, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI, Erna Irawati, menjelaskan bahwa Relaksasi RPL merupakan kebijakan strategis yang lahir dari semangat transformasi pembelajaran ASN melalui pendekatan Corporate University yang mulai diperkuat sejak tahun 2024.
Menurutnya, ASN yang telah menduduki jabatan strategis sesungguhnya telah menjalani proses belajar yang panjang melalui berbagai tantangan, pengambilan keputusan, serta inovasi yang diterapkan dalam organisasi. Karena itu, pengalaman memimpin perubahan yang terbukti memberikan manfaat layak mendapatkan pengakuan formal yang setara dengan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan.
"Pembelajaran harus memberikan manfaat. Yang dinilai bukan hanya apa yang dipelajari, tetapi perubahan apa yang telah dilakukan dan manfaat apa yang telah dihasilkan," tegasnya.
Kebijakan ini sekaligus memperluas pengakuan pembelajaran ASN, tidak hanya berasal dari pendidikan formal, tetapi juga dari social learning dan experiential learning yang diperoleh melalui praktik kepemimpinan sehari-hari. Para peserta diharapkan mampu menjadi role model dan inspirasi bagi ASN di seluruh Indonesia dalam menghadirkan perubahan yang berdampak.
Semangat perubahan tersebut mendapat penguatan dari Wakil Bupati Probolinggo yang mengingatkan bahwa birokrasi sejatinya hadir untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan sekadar menghasilkan laporan administrasi.
"Jangan sampai birokrasi lebih cepat membuat laporan daripada memberikan manfaat kepada masyarakat," pesannya di hadapan para peserta.
Menurutnya, keberagaman wilayah dan karakter masyarakat Kabupaten Probolinggo menuntut hadirnya pemimpin yang memiliki kepekaan sosial tinggi, mampu membaca kebutuhan masyarakat, dan bergerak sebelum diperintah. Pemimpin tidak boleh menunggu persoalan menjadi viral untuk bertindak.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa transformasi ASN bukan hanya tentang penerapan teknologi dan digitalisasi sistem, tetapi juga transformasi pola pikir. Dari mentalitas dilayani menjadi melayani, dari budaya menunggu menjadi budaya bergerak dan berinisiatif.
Karena itu, para pimpinan perangkat daerah didorong untuk tidak takut melakukan inovasi, berani mengambil langkah perubahan, dan turun langsung ke lapangan untuk memahami kebutuhan masyarakat secara nyata.
Sebanyak 16 Kepala Perangkat Daerah mengikuti program Relaksasi RPL JPT Pratama Tahun 2026. Selama proses pembelajaran, peserta akan membuktikan kompetensi kepemimpinan melalui implementasi perubahan yang memiliki unsur kebaruan, keberlanjutan, dan dampak nyata bagi organisasi maupun masyarakat.
Bagi Kabupaten Probolinggo, pelaksanaan perdana Relaksasi RPL ini bukan hanya tentang memperoleh sertifikat kompetensi kepemimpinan. Lebih dari itu, ini adalah upaya membangun budaya kepemimpinan yang berorientasi hasil, memperkuat reformasi birokrasi yang berdampak, dan menyiapkan pemimpin-pemimpin perubahan yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Sebab pada akhirnya, jabatan hanyalah titipan sementara. Namun integritas, keberanian mengambil keputusan, inovasi yang dihadirkan, dan manfaat yang dirasakan masyarakat akan menjadi legacy kepemimpinan yang dikenang sepanjang masa. (wm/gn)
#RelaksasiRPL2026 #CorpuProbolinggo #BudayaBelajarASN #LearningOrganization #LANRI #ASNBerAKHLAK #BKPSDMProbolinggo #ProbolinggoSAE #BanggaMelayaniBangsa