(0335) 8401552 bkpsdm@probolinggokab.go.id Jl. Raya Panglima Sudirman No. 134 Kraksaan-Probolinggo
Berita

Bukan Sekadar Memimpin, tetapi Menumbuhkan: BKPSDM Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Pemimpin sebagai Coach

PROBOLINGGO – Kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari kemampuan memberikan instruksi dan mencapai target organisasi. Pemimpin juga dituntut mampu mendengarkan, menggali potensi, serta memberdayakan orang-orang yang dipimpinnya. Semangat inilah yang menjadi ruh Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan II bagi Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Tahun 2026.

Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama BKPSDM Kabupaten Probolinggo dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI ini dibuka pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Ruang Madakaripura, Kantor Bupati Probolinggo. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 3–5 November 2026, dengan diikuti 40 Pejabat Administrator dan total pembelajaran 28 Jam Pelajaran (JP).

Dalam laporannya, Hari Kriswanto, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Probolinggo, menyampaikan penyelenggaraan pelatihan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan aparatur. Melalui pembelajaran coaching dan mentoring, para pejabat administrator diharapkan mampu mengembangkan potensi pegawai sekaligus mendorong peningkatan kinerja organisasi.

Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, dalam arahannya menekankan pentingnya konsep Leader as Coach. Pemimpin perlu membangun pengaruh positif dengan lebih banyak mendengarkan, mengajukan pertanyaan yang tepat, serta mendorong tumbuhnya rasa memiliki dan kemandirian anggota tim.

Sementara itu, dr. Anang Budi Yoelijanto, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo, yang membuka kegiatan mewakili Bupati Probolinggo, mengingatkan bahwa kebaikan sejati berawal dari dalam diri dan tercermin melalui perkataan serta tindakan. Seorang pemimpin diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian saat ini, tetapi juga mampu meninggalkan legacy yang baik.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran dan kesempatan mengasah keterampilan melalui praktik Live Coaching and Mentoring. Dengan demikian, pemahaman yang diperoleh tidak berhenti pada teori, tetapi dapat diterapkan dalam menghadapi dinamika dan tantangan kepemimpinan di lingkungan kerja masing-masing.

Bagi BKPSDM Kabupaten Probolinggo, pengembangan kompetensi bukan sekadar penyelenggaraan pelatihan atau pemenuhan Jam Pelajaran. Pengembangan kompetensi merupakan investasi organisasi yang perlu dilakukan secara terarah, berkelanjutan, dan berdampak terhadap peningkatan kinerja aparatur.

Hal tersebut sejalan dengan penguatan Corporate University, yang mendorong pembelajaran terintegrasi melalui pendidikan, pelatihan, pengalaman, kolaborasi, dan praktik di tempat kerja.

Melalui Pelatihan Coaching dan Mentoring Angkatan II ini, diharapkan para Pejabat Administrator mampu menerapkan semangat Leader as Coach dalam kepemimpinan sehari-hari. Sebab, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya terlihat dari apa yang dicapainya, tetapi juga dari seberapa banyak orang yang berhasil tumbuh dan berkembang bersama kepemimpinannya.

Memimpin bukan hanya tentang mengarahkan, melainkan juga membuka ruang bagi orang lain untuk bertumbuh dan memberikan kontribusi terbaiknya.